SOSIOLOGI SEBAGAI ILMU PERILAKU SOSIAL

Perkembangan Sosiologi

  1. Perkembangan Awal

Para pemikir kuno, terutama Sokrates, Plato dan Aristoteles, beranggapan bahwa masyarakat terbentuk begitu saja. Tanpa ada yang bisa mencegah, masyarakat mengalami perkembangan dan kemunduran. Kemakmuran maupun krisis dalam masyarakat merupakan masalah yang tidak terelakkan.

Anggapan tersebut terus dianut semasa abad pertengahan. Para pemikir seperti Agustinus, Avicenna, dan Thomas Aquinas menegaskan bahwa nasib masyarakat harus diterima sebagai bagian kehendak Illahi. Sebagai makhluk yang fana, manusia tidak bisa mengetahui, apalagi menentukan apa yang akan terjadi pada masyarakatnya. Pertanyaan dan pertanggungjawaban ilmiah masyarakat belum terpikirkan pada masa itu.

Baca lebih lanjut

Pengendalian Sosial

A. Arti Definisi / Pengertian Pengendalian Sosial

Pengendalian sosial adalah merupakan suatu mekanisme untuk mencegah penyimpangan sosial serta mengajak dan mengarahkan masyarakat untuk berperilaku dan bersikap sesuai norma dan nilai yang berlaku. Dengan adanya pengendalian sosial yang baik diharapkan mampu meluruskan anggota masyarakat yang berperilaku menyimpang / membangkang.

B. Macam-Macam / Jenis-Jenis Cara Pengendalian Sosial

Berikut ini adalah cara-cara yang dapat dilakukan untuk mengendalikan sosial masyarakat : Baca lebih lanjut

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran 2

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Satuan Pendidikan : SMA/MA…

Kelas : X (Sepuluh)

Semester : 2 (Dua)

Program : –

Mata Pelajaran : Sosiologi

Jumlah Pertemuan : 3x pertemuan

A. Standar Kompetensi :

Memahami perilaku keteraturan hidup melalui perilaku menyimpang serta pengendalian sosial.

B. Kompetensi Dasar :

Menjelaskan berbagai perilaku hidup masyarakat serta pengendaliannya.

Baca lebih lanjut

Golongan Darah Cerminan Kepribadian

Darah merupakan salah satu bagian dari tubuh kita yang sangat penting keberadaannya, terutama terkait dengan fungsi pokok darah itu sendiri, yakni sebagai alat transportasi nutrisi dan zat-zat penting yang dibutuhkan tubuh.

Manusia pada kenyataannya tidak memiliki darah yang sama antara satu dengan yang lain. Secara umum jenis darah manusia dibedakan menjadi 4 golongan darah A – B – AB – O. Baca lebih lanjut

Materi Sosiologi

BAB 1

1. Sejarah Perkembangan Sosiologi

    Ilmu pada dasarnya merupakan sejumlah pengetahuan yang disusun secara sistematis, menggunakan penalaran logis dan dapat dikaji oleh setriap orang. Sedangkan pengetahuan merupakan segala sesuatu yang dimiliki manusia sebagai hasil kerja panca indra.
    Pada saat sosiologi masih dianggap sebagai ilmu yang bernaung di dalam filsafat disebut dengan nama filsafat social. Setelah Auguste Comte (1798-1857) menciptakan istilah sosiologi pada tahun 1839 terhadap keseluruhan pengetahuan manusia mengenai kehidupan bermasyarakat melalui karya ilmiahnya yang berjudul ” Course de Phylosophie Positive”, maka lahirlah sosiologi sebagai suatu ilmu pengetahuan.
    Inilah yang disebut dengan tahap pemikiran awal sosiologi. Sosiologi kemudian semakin berkembang dengan lahirnya konsep-konsep baru, seperti teori determinisme ekonomi yang dikembangkan oleh Friedrich Engels dan Karl Marx. Disamping itu Herbert Spencer juga mengembangkan sistematika penelitian masyarakat dan menyimpulkan bahwa perkembangan masyarakat manusia adalah suatu proses evolusi yang bertingkat tingkat dari bentuk yang rendah ke bentuk yang lebih tinggi, seperti evolusi biologis. Mazhab Frankfurt mengembangkan teori kritik . Baca lebih lanjut

LEMBAR KERJA SISWA (KEBUDAYAAN)

Materi Pembelajaran

  1. A.     Hakikat kebudayaan

Pengertian

Kata budaya berasal dari bahasa Sansekerta “buddayah” yang berarti budi atau akal. Dalam bahasa Latin disebut “colore” yang berarti mengolah, mengerjakan, menyuburkan, dan mengembangkan tanah, sehingga dapat dikatakan sebagai segala daya dan kegiatan manusia untuk mengolah dan mengubah alam. Baca lebih lanjut

PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN DI SEKOLAH

  1. A.    LATAR BELAKANG

Tujuan nasional bangsa Indonesia yaitu melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa ikut melaksanakan ketertiban dunia. Dalam upaya untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dapat dilakukan dengan melalui pendidikan. Pendidikan dimaksudkan untuk mencerdaskan bangsa Indonesia dalam kehidupan untuk bersaing dengan dunia luar.

Pendidikan merupakan suatu hal yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Manusia dalam hidup bermasyarakat membutuhkan bagaimana cara-cara berinteraksi yang mana cara-cara tersebut diperoleh melalui prosees pendidikan. Selain itu pendidikan juga berperan bagi generasi penerus, oleh karena pendidikan menjadi sangat penting. Sebagaimana tertuang dalam Undang-undang  Nomor 20 Tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional. Pasal 2 menetapkan bahwa pendidikan di Indonesia haruslah pendidikan yang mwngandung nilai-nilai Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945. Sedangkan fungsinya yaitu mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. Baca lebih lanjut

MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS FILM

 

  1. B.     PENDAHULUAN

LATAR BELAKANG

Pendidikan merupakan suatu hal yang sangat menunjang dalam kehidupan manusia. Di Indonesia sendiri mengenai pendidikan bagi warga negaranya telah diatur dalam Pasal 31 undang-undang dasar 1945. Selain itu pasal lain yang berhubungan dengan pendidikan dalam Undang Undang Dasar 1945, yaitu pasal 32. Pasal 31 mengatur tentang pendidikan kewajiban pemerintah membiayai wajib belajar 9 tahun di SD dan SMP, anggaran pendidikan minimal 20% dari APBN dan APBD, dan sistem pendidikan nasional. Sedangkan pasal 32 mengatur tentang kebudayaan.

Upaya untuk mencerdaskan kehidupan bangsa merupakan suatu tujuan nasional bangsa Indonesia sebagaimana tertuang dalam undang-undang dasar 1945. Untuk itu pendidikan merupakan kewajiban bagi bangsa dan negara untuk menyelenggarakannya dan hak bagi warga negara untuk memperolehnya. Baca lebih lanjut